16 Talenta Terbaik Jabar Siap Berlaga di FLS3N Nasional, Bukti Generasi Muda Sarat Prestasi
Deskripsi blog
REGIONAL


BANDUNG – Sebanyak 16 talenta terbaik berhasil dinobatkan sebagai Juara 1 Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) SMA/MA Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Para pemenang tersebut akan mewakili Jawa Barat pada ajang FLS3N tingkat nasional setelah melalui persaingan ketat di 16 cabang lomba.
Pengumuman para juara disampaikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi siswa yang telah menunjukkan kemampuan terbaik di bidang seni, sastra, dan kreativitas. Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus mengasah kemampuan berkarya.
Adapun para Juara 1 FLS3N SMA/MA Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, yaitu:
Baca Puisi: Gilda Syakil Firnata (SMAN 1 Cianjur)
Cipta Puisi: Alika Salsabila Khoiroh (SMAN 1 Manonjaya)
Cipta Lagu: Aghnia Alina Salsabila (SMAN 4 Bandung)
Desain Poster: Chyra Anindita Putri (SMA Islam Dian Didaktika)
Film Pendek: Tim SMAN 1 Mangunjaya
Fotografi: Rayyan Abdul Aziz (SMA Qur'anic Science Boarding School)
Instrumen Solo Gitar: Jaiz Zaini (SMAN 1 Cineam)
Jurnalistik: Zivara Putri Arletta (SMAN 2 Kota Cirebon)
Komik Digital: Arumi Anindya Putri (SMAN 2 Tasikmalaya)
Kriya: Nasya Diya Alifia (SMAN 10 Garut)
Kreativitas Musik Tradisional: Tim SMAN 1 Singaparna
Menulis Cerita Pendek: Clarinta Anabella Azzahra (SMAN 3 Depok)
Menyanyi Solo Putra: Muhammad Satria Pratama (SMAN 2 Tasikmalaya)
Menyanyi Solo Putri: Ferline Ratu Shahira (SMAN 22 Bandung)
Monolog: Jesilsa Purba
Tari Kreasi: Abil Abdul Rosyid dan Nayaka Salsa Mulyana (SMAN 2 Kota Sukabumi)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Jawa Barat memiliki potensi besar di berbagai bidang seni dan sastra. Ragam cabang yang berhasil dimenangkan menunjukkan kekuatan generasi muda Jawa Barat tidak hanya pada seni pertunjukan seperti tari, musik, dan monolog, tetapi juga pada bidang sastra, jurnalistik, fotografi, film pendek, komik digital, hingga cipta lagu yang terus berkembang di kalangan pelajar.
Menurut Disdik Jabar, FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih gelar juara. Selama proses seleksi hingga perlombaan, para peserta belajar mengasah kreativitas, membangun kolaborasi, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menampilkan karya terbaik di hadapan publik dan dewan juri.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat berharap keberhasilan para juara dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat, berkarya, dan berprestasi di bidang seni maupun sastra. Di balik pencapaian tersebut terdapat kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan dari para guru dan keluarga yang turut mengantarkan para peserta hingga meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi.
Kini, harapan masyarakat Jawa Barat tertuju kepada 16 wakil terbaik tersebut agar mampu mengharumkan nama Jawa Barat pada ajang FLS3N tingkat nasional, membawa pulang prestasi membanggakan, serta menginspirasi lebih banyak pelajar untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani bermimpi lebih tinggi.(pangreka.id)