Add your promotional text...
Antusiasme Warga Tinggi, Yanlik Babakancikao Hadirkan 45 Layanan Publik
LOKAL
6/18/20262 min read


PURWAKARTA – Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Pelayanan Publik Keliling (Yanlik) yang digelar Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan 45 jenis layanan publik, termasuk layanan Samsat, perbankan, dan BUMD yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.
Camat Babakancikao, Beny Primiadi, mengatakan kehadiran Yanlik sangat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik tanpa harus datang ke kantor-kantor pelayanan yang berada jauh dari tempat tinggal mereka.
“Secara pribadi saya merasa sangat terbantu. Sebagai pelayan masyarakat di tingkat bawah, adanya pelayanan publik keliling ini mempercepat akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan administrasi dan layanan lainnya,” ujar Beny saat diwawancarai oleh host Radio Pro 93.10 FM dalam program siaran keliling yang digelar bersamaan dengan kegiatan pelayanan publik
Menurutnya, Kecamatan Babakancikao yang terdiri dari sembilan desa dengan jumlah penduduk sekitar 52 ribu jiwa memiliki karakter masyarakat yang heterogen. Selain berbatasan langsung dengan wilayah perkotaan Purwakarta, Babakancikao juga diproyeksikan berkembang menjadi kawasan metropolitan seiring hadirnya kawasan industri Jatiluhur International Smart City (JIS).
Meski demikian, sebagian besar masyarakat masih menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan. Selain lahan persawahan, wilayah Babakancikao dikenal memiliki kebun bambu yang tersebar di Cigelam, Hegarmanah, Cilangkap hingga Kadumekar. Masyarakat juga memanfaatkan lahan kehutanan melalui sistem tumpangsari untuk menanam jagung, kacang tanah, palawija, dan berbagai jenis sayuran.
Beny menambahkan, Kecamatan Babakancikao terus mendukung program nasional maupun daerah. Untuk program nasional, pihaknya fokus pada penanganan stunting dan gizi buruk melalui kolaborasi dengan puskesmas serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB). Sementara untuk program daerah, pihaknya mendukung gerakan kebersihan lingkungan yang tengah digalakkan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein.
“Dengan masyarakat yang heterogen, menjaga kebersihan lingkungan menjadi pekerjaan besar yang harus dilakukan bersama,” katanya.
Selain menghadirkan berbagai layanan administrasi dan pelayanan publik, kegiatan Yanlik juga diramaikan dengan program khitanan massal yang diikuti 48 anak dari sembilan desa di Kecamatan Babakancikao. Tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa program jemput bola pelayanan pemerintah masih sangat dibutuhkan masyarakat.
Melihat manfaat yang dirasakan langsung oleh warga, Beny berharap program Pelayanan Publik Keliling dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta.
“Manfaatnya sangat besar dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan di seluruh desa di Kabupaten Purwakarta yang jumlahnya mencapai 183 desa,” pungkasnya.(pangreka.id)