Buka Plered Purwakarta Berhaji, Abang Ijo Dorong Ekonomi Warga Jadi Modal Menuju Baitullah

BERITALOKAL

8/23/2026

PURWAKARTA – Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin menilai penguatan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan ibadah haji. Menurutnya, niat menuju Baitullah perlu dibarengi dengan kondisi ekonomi keluarga yang sehat dan kemampuan finansial yang memadai.

Hal itu disampaikan Abang Ijo saat membuka program “Plered Purwakarta Berhaji” di Lapang Kantor Kecamatan Plered, Minggu (23/8/2026).

Plered menjadi kecamatan pertama yang membuka rangkaian program Purwakarta Berhaji Bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kabupaten Purwakarta. Program tersebut digelar untuk mendorong masyarakat mempersiapkan ibadah haji sejak dini, sekaligus memberikan informasi mengenai berbagai kebutuhan dan persiapan menuju Tanah Suci.

Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi kegiatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Abang Ijo Hapidin, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta H. Syamsi Mufti, jajaran Forkopimcam Plered, perwakilan BSI, ulama, pelaku usaha travel haji dan umrah serta masyarakat.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Abang Ijo. Kegiatan ini merupakan kolaborasi BSI dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Pemerintah Kecamatan Plered, dengan melibatkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, KBIHU Al-Muthohhar serta DKM Baeturrohim Plered.

Dalam sambutannya, Abang Ijo mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan program tersebut. Menurut dia, sinergi pemerintah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat diperlukan agar program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga dapat berjalan optimal.

“Pemerintah hadir di tengah masyarakat bukan hanya saat kampanye. Kami terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan. Ada banyak program yang kami siapkan dan keberpihakan kami jelas untuk rakyat,” ujar Abang Ijo.

Ia kemudian menekankan pentingnya peningkatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari persiapan menunaikan ibadah haji.

“Sebelum kita membahas soal berhaji, bagaimana caranya ekonomi masyarakat ini kita tingkatkan. Bagaimana mau berhaji, sementara ekonomi masyarakatnya rendah,” katanya.

Menurut Abang Ijo, masyarakat yang sehat dan memiliki usaha yang berjalan serta berkembang akan mempunyai peluang lebih besar untuk mempersiapkan kebutuhan ibadah haji.

“Yang terpenting masyarakat Purwakarta sehat, usahanya lancar dan berkembang sehingga bisa berhaji,” ujarnya.

Potensi Ekonomi Plered Jadi Modal

Dorongan tersebut sejalan dengan potensi ekonomi yang dimiliki Kecamatan Plered. Aktivitas perdagangan, usaha masyarakat dan industri kecil menjadi bagian dari penggerak perekonomian wilayah tersebut.

Salah satu sektor yang selama ini dikenal di Plered adalah industri genteng. Keberadaan pelaku usaha lokal menjadi potensi yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Dengan usaha yang berjalan dan pendapatan yang semakin baik, masyarakat memiliki peluang untuk menyisihkan penghasilan secara bertahap sebagai bagian dari persiapan biaya haji. Dengan demikian, penguatan ekonomi lokal dapat menjadi salah satu fondasi dalam membangun kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ibadah haji.

Semangat tersebut juga sejalan dengan tujuan program “Plered Purwakarta Berhaji”, yang tidak hanya mendorong kesiapan spiritual, tetapi juga mengajak masyarakat memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak dini.

Melalui kolaborasi dengan BSI, masyarakat mendapatkan informasi mengenai layanan dan perencanaan keuangan syariah yang dapat mendukung persiapan ibadah haji.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Mega Nanda atau yang akrab disapa Kang Ibing. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah, perbankan, ulama, pelaku usaha travel haji dan umrah serta masyarakat.

Program “Plered Purwakarta Berhaji” diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Plered menjadi titik awal rangkaian program yang ditargetkan dapat dilanjutkan ke kecamatan lainnya di Kabupaten Purwakarta.

Dengan program tersebut, semakin banyak masyarakat diharapkan memperoleh informasi mengenai persiapan ibadah haji sejak dini, sekaligus terdorong memperkuat kondisi ekonomi keluarga sebagai salah satu bekal menuju Baitullah.(pangreka.id)