Bukan Sekadar Gempungan, Om Zein Suntik Modal Petani Tomat Kiarapedes

BERITALOKAL

8/6/2026

PURWAKARTA – Program pelayanan publik terpadu Gempungan di Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, tak sekadar menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah. Di tengah kegiatan tersebut, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menunjukkan perhatian langsung terhadap sektor pertanian dengan membantu seorang petani tomat setempat.

Dalam agenda Gempungan yang digelar pada Kamis (6/8/2026), Om Zein berdialog dengan warga dan meninjau berbagai aktivitas masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah petani hortikultura yang tengah mengembangkan budidaya tomat.

Dalam pertemuan itu, Om Zein disebut memberikan dukungan secara pribadi berupa modal sebesar Rp1 juta serta 50 bibit tanaman tomat. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses budidaya mulai dari penanaman hingga tanaman menghasilkan.

Langkah tersebut menjadi perhatian karena bantuan tidak berhenti pada pemberian bibit. Dukungan modal juga diarahkan untuk membantu kebutuhan produksi, termasuk pemeliharaan tanaman, pupuk, tenaga kerja hingga proses panen.

“Pertanian adalah urat nadi ekonomi warga kita. Petani tidak boleh berjuang sendirian. Modal, bibit, hingga proses panen harus kita dukung bersama agar hasilnya maksimal dan mengangkat perekonomian keluarga,” ujar Om Zein, sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Perhatian terhadap petani ini sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Purwakarta yang sebelumnya mendorong masyarakat desa untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan sebagai salah satu jalan memperkuat ekonomi lokal. Om Zein juga pernah menyampaikan bahwa persoalan pengangguran tidak cukup diselesaikan hanya melalui lapangan kerja industri, tetapi perlu dibarengi pengembangan potensi ekonomi di desa.

Sementara itu, Gempungan merupakan program pelayanan publik keliling Pemkab Purwakarta yang bertujuan mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. Berbagai pelayanan dibawa langsung ke desa dan wilayah kecamatan sehingga warga tidak harus selalu datang ke pusat pemerintahan.

Kiarapedes sendiri memiliki potensi kuat di sektor hortikultura. Bahkan, sebelumnya Om Zein memilih kawasan tersebut sebagai lokasi pelantikan pejabat eselon II di tengah kebun sebagai simbol penegasan pentingnya kerja keras sekaligus penguatan ketahanan pangan.

Dukungan terhadap petani tomat dalam Gempungan kali ini pun memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak hanya menyentuh urusan administrasi. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat juga dimanfaatkan untuk melihat langsung persoalan ekonomi warga dan mendorong agar potensi pertanian lokal dapat berkembang menjadi sumber pendapatan keluarga.

Bagi petani kecil, dukungan berupa modal dan bibit menjadi stimulus untuk menjaga keberlanjutan usaha tani. Dari lahan sederhana di Kiarapedes, langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Purwakarta.(Pangreka.id)