Add your promotional text...
Disdik Jabar Sesuaikan Aturan Pembatasan Gawai di Sekolah, Kebijakan Lama Tetap Berlaku
REGIONALBERITA
8/3/2026


JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Genbest menggelar Lomba Artikel & Video Kreatif Kesehatan 2026 sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui karya kreatif. Kompetisi bertema "Masyarakat Sehat, Indonesia Kuat" ini mengajak masyarakat menyampaikan edukasi dan kampanye kesehatan dalam bentuk artikel maupun video.
Lomba yang terbuka bagi peserta perorangan maupun komunitas tersebut berlangsung mulai 22 Juli hingga 22 Agustus 2026. Selain menjadi ruang untuk menyalurkan kreativitas, kompetisi ini juga menyediakan total hadiah senilai Rp50 juta bagi para pemenang.
Peserta dapat memilih satu dari empat subtema yang telah ditetapkan, yaitu Cek Kesehatan Gratis, Bersama Akhiri Tuberkulosis, Revitalisasi Rumah Sakit, dan Cegah Stunting. Keempat subtema tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat.
Melalui kompetisi ini, Komdigi mendorong lahirnya karya-karya edukatif yang mampu menyampaikan informasi kesehatan secara akurat, menarik, dan mudah dipahami. Artikel maupun video kreatif dinilai menjadi media yang efektif untuk menjangkau berbagai kalangan, khususnya generasi muda yang aktif memanfaatkan platform digital.
Komdigi juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar guna memperkuat literasi publik, menangkal misinformasi, serta mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat. Karya yang dikirim diharapkan tidak hanya kreatif dari sisi penyajian, tetapi juga memiliki akurasi informasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pendaftaran dan pengumpulan karya dilakukan secara daring melalui https://genbest.id/. Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya.
Melalui penyelenggaraan Lomba Artikel & Video Kreatif Kesehatan 2026, Komdigi bersama Genbest berharap partisipasi masyarakat dapat memperkuat gerakan edukasi kesehatan nasional sekaligus mendukung terwujudnya "Masyarakat Sehat, Indonesia Kuat."