Gerak Cepat Tangani Kekeringan, Pemkab Purwakarta Salurkan Bantuan Air Bersih
Deskripsi blog
LOKAL


PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta bergerak cepat menangani dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), distribusi bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan laporan masyarakat dan hasil asesmen di lapangan.
Sejumlah wilayah yang telah menerima bantuan air bersih di antaranya Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, serta Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered. Pemkab memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purwakarta, Heryadi Erlan, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel dan armada untuk merespons setiap laporan masyarakat selama puncak musim kemarau.
"Memasuki puncak musim kemarau, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan dan krisis air bersih. BPBD bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan akan merespons setiap laporan masyarakat secepat mungkin," ujar Heryadi.
Sementara itu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein menegaskan pemerintah daerah telah bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru.
"Terkhusus yang kemarin di Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, sesungguhnya kami sudah mengirim air bersih. Bahkan saat ini sudah mengirim hampir 40 ribu liter air ke lokasi tersebut," tegas Om Zein.
Pemkab Purwakarta mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih juga diminta segera melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah desa setempat atau melalui kanal-kanal resmi Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar dapat segera dilakukan asesmen dan penyaluran bantuan.
Pemkab Purwakarta menegaskan komitmennya untuk terus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau dengan mengoptimalkan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.(pangreka.id)