Add your promotional text...
Kabupaten Bekasi Pimpin Jawa Barat dengan 112 Perpustakaan Terakreditasi
BERITAREGIONAL
8/6/2026


BEKASI – Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Tahun 2025 yang dirilis Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bekasi memiliki 112 perpustakaan terakreditasi, tertinggi dari total 1.129 perpustakaan terakreditasi di seluruh provinsi.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bekasi di posisi pertama, mengungguli Kota Bandung (107), Kabupaten Bandung Barat (105), Kabupaten Sukabumi (92), dan Kabupaten Kuningan (89) perpustakaan terakreditasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi, Agung Mulya, mengatakan prestasi ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan dan memperkuat budaya literasi masyarakat.
"Kami bersyukur Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan jumlah perpustakaan terakreditasi terbanyak di Jawa Barat. Hal ini berdasarkan rilis Humas Jabar yang mengacu pada data BPS Provinsi Jawa Barat," ujarnya.
Menurut Agung, proses akreditasi dilakukan melalui pendampingan, verifikasi, hingga penilaian oleh tim asesor Perpustakaan Nasional bersama asesor daerah. Disarpus juga rutin membina perpustakaan SD dan SMP agar memenuhi Standar Nasional Perpustakaan.
Beberapa sekolah yang telah meraih akreditasi antara lain SDN Mangunjaya 01 Tambun Selatan, SDIT Al-Kautsar Cikarang Pusat, SD John Paul School Tarumajaya, SMPN 1 Setu, SMP Penabur Cikarang Utara, dan SMP Dian Harapan Cikarang Selatan.
Selain itu, Disarpus Kabupaten Bekasi terus memperkuat layanan perpustakaan dengan menyediakan 16.570 judul koleksi fisik sebanyak 51.825 eksemplar serta 2.555 judul buku elektronik (e-book) dengan total 4.566 eksemplar.
Layanan perpustakaan dapat diakses masyarakat di empat lokasi, yaitu Perpustakaan Daerah Kompleks Pemkab Bekasi, Pojok Baca Digital (Pocadi) Museum Gedung Juang Tambun Selatan, Perpustakaan Cikarang Utara, dan Perpustakaan Cikarang Selatan.
Agung berharap prestasi ini semakin mendorong masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar dan pengembangan literasi.
Keberhasilan tersebut menegaskan komitmen Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas perpustakaan sebagai fondasi penguatan budaya baca dan pembangunan sumber daya manusia.(pangreka.id)