Add your promotional text...
Kapolsek Pusakanagara Perkuat Cooling System Jelang Pilkades Serentak
BERITAREGIONAL
9/26/2026


SUBANG – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Subang yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2026, Polsek Pusakanagara memperkuat cooling system melalui kegiatan Safari Jumat dari masjid ke masjid.
Kegiatan tersebut dimanfaatkan Kapolsek Pusakanagara, AKP H. Warjo, untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada warga.
AKP H. Warjo mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak terkotak-kotak akibat perbedaan pilihan. Menurutnya, dinamika politik dalam Pilkades merupakan hal yang wajar, tetapi harus tetap disikapi dengan bijak dan sesuai aturan.
Ia juga mengingatkan para bakal calon, pendukung, serta masyarakat agar mengedepankan etika dalam menyampaikan visi dan misi. Isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), provokasi, fitnah, maupun informasi yang berpotensi memicu konflik diminta untuk dihindari.
“Politik ini dinamis, tapi jangan kita menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Ada aturan pelaksanaan Pilkades yang harus kita taati,” tegas AKP H. Warjo.
Menurutnya, perbedaan pilihan tidak seharusnya mengganggu hubungan sosial maupun keamanan di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga komunikasi dan menghormati pilihan masing-masing.
Polsek Pusakanagara juga mendorong keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, para bakal calon, dan warga dalam menjaga situasi tetap kondusif. Komunikasi yang terbangun sejak dini dinilai penting untuk mencegah potensi gesekan selama tahapan Pilkades.
Melalui Safari Jumat, kepolisian tidak hanya menyampaikan imbauan Kamtibmas, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.
AKP H. Warjo berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat mengawal seluruh tahapan Pilkades di Kecamatan Pusakanagara agar berlangsung aman, tertib, damai, dan kondusif.
Ia mengingatkan, perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun, kerukunan dan persatuan warga harus tetap dijaga karena kepentingan membangun desa berlangsung jauh melampaui masa kontestasi Pilkades.(pangreka.id)