KDM Ajak RT, RW hingga Orang Tua Perkuat Pengawasan Lingkungan Cegah Kasus Penyekapan

6/26/20261 min read

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat pengawasan lingkungan untuk mencegah terulangnya kasus penyekapan yang belakangan menjadi perhatian publik. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga.

KDM menegaskan perangkat kewilayahan, mulai dari Ketua RT, RW, kepala dusun hingga lurah, harus lebih proaktif memantau kondisi lingkungan masing-masing. Mereka dinilai menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal sejak dini.

"Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi kita untuk sama-sama melindungi keluarga kita masing-masing. Hatur nuhun," ujar KDM.

Ia juga menyoroti pentingnya pendataan warga pendatang secara berkala. RT dan RW diminta memastikan setiap warga baru terdata dengan baik, termasuk menerapkan aturan wajib lapor bagi tamu yang menginap lebih dari 1x24 jam sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan lingkungan.

Selain itu, pengelola rumah kos dan kontrakan didorong melakukan pendataan penghuni secara tertib agar memudahkan identifikasi warga sementara serta mempercepat penanganan apabila terjadi persoalan di kemudian hari.

KDM juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi antartetangga serta meningkatkan kepedulian orang tua terhadap aktivitas anak-anak. Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan dan tindak kriminal.

Ia menegaskan, terciptanya lingkungan yang aman merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi antara aparat kewilayahan, pengelola hunian, tokoh masyarakat, dan keluarga, potensi kejahatan dapat dicegah sejak dini sehingga rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat dapat terus terjaga.(pangreka.id)