Ogan Lopian, Command Center Warisan KDM yang Terus Diperkuat Om Zein

LOKAL

6/10/20261 min read

PURWAKARTA, Pangreka.id – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memperkuat layanan pengaduan masyarakat melalui Command Center Ogan Lopian yang telah hadir sejak 2017. Dibentuk pada masa kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi (KDM), layanan ini menjadi pusat pengelolaan aspirasi dan pengaduan warga yang terintegrasi sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Nama Ogan Lopian diambil dari senjata Batara Kresna dalam pewayangan yang dipercaya mampu melihat kejadian sebelum dan sesudah terjadi. Filosofi tersebut menjadi dasar hadirnya layanan yang berfungsi memantau, menerima, dan menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat secara cepat dan efektif.

Masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui Call Center 112 yang aktif 24 jam bebas pulsa, WhatsApp Center 0878-6014-2543, aplikasi Ogan Lopian, maupun SP4N Lapor. Seluruh laporan dihimpun dalam Purwakarta Integrated System of Aspiration (PISA), sebuah sistem yang memudahkan perangkat daerah merespons pengaduan dari berbagai kanal melalui satu platform.

Command Center Ogan Lopian dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta. Dalam pelaksanaannya, layanan ini tidak hanya berkolaborasi dengan perangkat daerah, tetapi juga menjalin sinergi dengan berbagai instansi vertikal seperti PLN, BPSK, Kepolisian, Jasa Marga, BGN, serta sejumlah lembaga lainnya guna mempercepat tindak lanjut berbagai laporan masyarakat.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, mengatakan Ogan Lopian telah lama dikenal masyarakat sebagai sarana pelaporan berbagai persoalan. “Ogan Lopian sebagai command center yang dimiliki Pemkab Purwakarta telah ada sejak masa kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi. Warga juga sudah tahu untuk lapor permasalahan bisa lewat Ogan Lopian,” kata Om Zein.(pangreka.id)