Pandawara Cilik Purwakarta Buktikan Aksi Kecil Bisa Menginspirasi Jutaan Orang

Deskripsi blog

LOKAL

7/28/20262 min read

PURWAKARTA – Kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal usia. Hal itu dibuktikan oleh empat siswa sekolah dasar di Kabupaten Purwakarta yang tergabung dalam Pandawara Cilik. Berkat aksi rutin membersihkan selokan dan lingkungan permukiman selama sembilan hari berturut-turut, mereka viral di media sosial hingga mendapat undangan sekaligus apresiasi langsung dari Pandawara Group.

Pandawara Cilik beranggotakan Radit Arka Faizi dan Raffa Putera Maulana, siswa kelas VI SDN 5 Nagri Kaler, Atar Rifki Yudistira, siswa kelas VI SDN 6 Nagri Kaler, serta Fauzan, siswa kelas III SDN 7 Nagri Kaler.

Terinspirasi dari gerakan yang dilakukan Pandawara Group, keempat bocah tersebut berinisiatif membersihkan selokan yang dipenuhi sampah di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan semangat gotong royong, mereka ingin mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Aksi mereka kemudian didokumentasikan oleh orang tua salah satu anggota dan diunggah ke media sosial. Di luar dugaan, video tersebut menjadi viral dengan jutaan penonton dan mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan.

Salah seorang anggota Pandawara Cilik, Radit Arka Faizi, mengatakan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan telah dilakukan secara konsisten selama sembilan hari.

"Pandawara Cilik ini dalam menjaga kebersihan lingkungan di pemukiman sudah berlangsung selama sembilan hari dan viral karena dibuatkan videonya oleh ayah saya untuk diunggah ke media sosial," ujar Radit, Kamis (23/7).

Viralnya aksi tersebut membuka kesempatan bagi Pandawara Cilik untuk bertemu langsung dengan Pandawara Group. Dalam pertemuan itu, mereka diajak belajar mengenai pengelolaan sampah, termasuk proses upcycling atau daur ulang sampah plastik menggunakan mesin mini.

Sebagai bentuk apresiasi, Pandawara Group juga memberikan motivasi kepada keempat siswa tersebut agar terus menjaga semangat dalam merawat lingkungan tanpa mengabaikan pendidikan mereka.

"Sehat-sehat dan sukses terus yaa adek-adek, kegiatan cleanup-nya jangan sampe ganggu waktu sekolah ya," tulis Pandawara Group melalui akun media sosial resminya.

Kepala SDN 5 Nagri Kaler, Nurhayati, mengaku bangga atas inisiatif para siswanya. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan melalui program Tematik Dinamis Berbasis Alam (TDBA).

"Bangga sekali terhadap mereka. Semoga apa yang dilakukan mereka dapat ditiru oleh murid-murid sekolah lainnya," ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. Disdik menilai aksi Pandawara Cilik menjadi bukti bahwa pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah mampu melahirkan peserta didik yang peduli terhadap lingkungan sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Menurut Disdik, gerakan sederhana yang dilakukan keempat siswa tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Kisah Pandawara Cilik menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil. Kepedulian mereka terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya menginspirasi jutaan orang di media sosial, tetapi juga mendapat pengakuan dari komunitas yang menjadi inspirasi mereka.

Semangat yang ditunjukkan keempat siswa asal Purwakarta ini diharapkan mampu menggerakkan lebih banyak anak, keluarga, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, lingkungan yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari aksi sederhana setiap individu.(pangreka.id)