Add your promotional text...
Pohon Teh Hampir 200 Tahun Ditemukan, Pemkab Purwakarta Dorong Penguatan Teh Lokal
BERITALOKAL
8/12/2026


PURWAKARTA – Penemuan pohon teh yang diperkirakan berusia hampir 200 tahun di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Pohon tersebut diyakini berkaitan dengan sejarah awal penanaman teh di wilayah Purwakarta sejak sekitar 1827.
Tokoh petani teh Kiarapedes, Asep Rahmat Saleh Setiaji, mengatakan keberadaan pohon tua tersebut diketahui setelah sejumlah ahli teh melakukan penelitian di lokasi. Ia berharap pemerintah memberikan perhatian untuk menjaga pohon tersebut sebagai bagian dari warisan sejarah sekaligus memperkuat keberlanjutan perkebunan teh.
“Saya berharap, karena ini adalah pusaka yang luar biasa, peninggalan sejarah yang sangat berharga. Tinggal dikembalikan ke kita dan respons pemerintah sejauh mana upaya untuk memelihara pohon ini atau mau dibiarkan saja,” kata Asep.
Asep juga berharap pemerintah membantu membuka pasar yang lebih luas bagi produk teh Purwakarta agar sejarah panjang perkebunan teh dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Hadyanto Purnama, memastikan pemerintah daerah akan segera merealisasikan Surat Edaran (SE) Gubernur terkait pemanfaatan produk teh lokal.
Selain meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mengonsumsi produk teh lokal, pemerintah juga akan mendorong hal serupa kepada para pengusaha kafe, restoran, dan hotel.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan penyerapan hasil produksi petani teh Purwakarta.
Penemuan pohon teh berusia hampir dua abad ini pun menjadi momentum bagi pemerintah untuk tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga mengembangkan potensi teh lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah, warisan perkebunan teh Purwakarta diharapkan tetap terjaga dan mampu memberikan manfaat bagi petani serta generasi mendatang.(pangreka.id)