Add your promotional text...
SubangFest Vol.14 Full Seniman Lokal, Kang Rey Buktikan Kesenian Subang Makin Berkembang
BERITAREGIONAL
8/22/2026


SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang menunjukkan komitmennya dalam memberikan ruang lebih besar bagi pelaku seni daerah melalui gelaran SubangFest Vol.14. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, festival yang digelar di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Alun-Alun Kabupaten Subang, Jumat (21/8/2026) malam, kali ini menghadirkan pengisi acara yang seluruhnya berasal dari Subang.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni. SubangFest Vol.14 mengusung tema “Lakonika” dan merupakan hasil kolaborasi Subang Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Subang, serta Bidang Pemasaran Pariwisata Disparpora Kabupaten Subang.
Konsep tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Panggung diisi beragam karya seni lokal, mulai dari Orkes Keroncong, pertunjukan teater hingga kesenian Bajidor.
Salah satu pertunjukan yang menjadi perhatian adalah teater “Gemuruh Revolusi” garapan sutradara Asep Kusmana dari Komunitas Subang Nyeni. Pertunjukan tersebut mengangkat sejumlah fragmen perjuangan kemerdekaan Indonesia, termasuk penculikan Soekarno-Hatta, pembacaan Proklamasi 1945, hingga peristiwa Bandung Lautan Api.
Reynaldy mengatakan, keputusan menghadirkan seniman lokal secara penuh bukan tanpa alasan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Subang memiliki pelaku seni dengan karya yang mampu tampil di panggung profesional.
“Sengaja SubangFest bulan ini tidak mau ada band seperti biasanya. Saya ingin sampaikan drama, teatrikal di Subang ini hidup, kesenian di Subang berkembang,” ujar Reynaldy.
Ia menilai keberadaan ruang pertunjukan bagi seniman daerah penting untuk menjaga sekaligus mendorong perkembangan ekosistem kesenian dan ekonomi kreatif di Kabupaten Subang.
Menariknya, meski tidak menghadirkan band atau bintang tamu dari luar daerah seperti sejumlah gelaran sebelumnya, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Pertunjukan tersebut bahkan mendapat perhatian dari penonton muda yang memenuhi kawasan Amphitheater Tugu Benteng Pancasila.
Reynaldy menegaskan, penggunaan pengisi acara lokal tidak berarti menurunkan standar penyelenggaraan. Sebaliknya, SubangFest tetap dikemas secara profesional sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan panggung sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Ini bukti, kalau kita percaya sama anak sendiri, mereka akan bikin kita bangga. Implementasi bahwa Kabupaten Subang berkembang,” katanya.
Melalui SubangFest Vol.14, Pemkab Subang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadikan panggung publik sebagai ruang pembuktian bahwa karya seniman lokal mampu bersaing dan mendapat apresiasi ketika diberikan kesempatan yang layak.(pangreka.id)